Berita  

Pemuda Mabuk Ngamuk Bawa Clurit di Besuki, Ancam Tebas H. Lukman: Warga Panik, Jalanan Lumpuh, Polisi Bergerak Kilat!

redaksi
Keterangan Fhoto: Laporan resmi Polisi yang tercatat dengan nomor: LP/B/105/XI/2025/SPKT/POLSEK BESUKI/POLRES SITUBONDO JAWA TIMUR.

Portalpopuler.com Besuki -Situbondo  Jumat malam, 28 November 2025, Dusun Rawan, Desa Besuki, berubah menjadi titik kegemparan luar biasa. Jalan Gunung Kawi biasanya tenang dan ramai kendaraan lalu-lalang mendadak sepi dan dipenuhi teriakan panik setelah seorang pemuda mabuk mengamuk sambil mengacungkan clurit tajam dan berteriak akan membunuh H. Lukman, Owner Artha LDT, beserta asisten dan karyawannya.

Keterangan Fhoto: Terduga Pelaku Yang Berhasil Diringkus Polisi

Insiden yang terjadi tepat di selatan Perempatan PLN Besuki itu sontak membuat warga berhamburan menyelamatkan diri, sebagian menutup pintu rumah, sebagian lainnya memacu motor menjauh, khawatir pelaku nekat menebas siapa saja yang berada di sekitarnya.

“Cluritnya besar! Sudah terangkat tinggi, siap ditebaskan! Warga langsung kabur semua!” kata salah satu saksi yang melihat pelaku dari jarak lima meter.

Situasi Menggila, Warga Ketakutan, Jalanan Macet Sesaat

Beberapa detik setelah pelaku berteriak sambil mengayun-ayunkan clurit, para pengguna jalan menghentikan motor dan mobil secara mendadak. Situasi sempat kacau:

Pengendara motor dan mobil menghindar karena panik menghindari pelaku Pedagang sekitar langsung lari meninggalkan lapak,Anak-anak yang kebetulan bermain di dekat lokasi diseret orang tuanya menjauh

Malam itu suasana berubah tegang—seolah-olah ada amukan kriminal bersenjata di tengah jalan umum.

Keterangan Fhoto: Laporan resmi Polisi yang tercatat dengan nomor: LP/B/105/XI/2025/SPKT/POLSEK BESUKI/POLRES SITUBONDO JAWA TIMUR.

Nyawa Terancam, H. Lukman Bertindak Cepat: Langsung Lapor ke Polsek Besuki

Merasa keselamatannya dan keselamatan karyawannya benar-benar berada di ujung tanduk, H. Lukman bersama asistennya yang juga diancam dibunuh, melaporkan kejadian itu secepatnya ke Polsek Besuki.

Laporan tercatat dengan nomor:

 

LP/B/105/XI/2025/SPKT/POLSEK BESUKI/POLRES SITUBONDO JAWA TIMUR

Laporan diterima dan langsung diproses tanpa menunggu waktu.Polsek Besuki Bergerak Kilat: Pelaku Ditangkap Tanpa Ampun.

Beberapa menit setelah laporan masuk, tim Polsek Besuki bergerak cepat. Dengan penyisiran yang terukur, polisi langsung menuju titik kejadian dan berhasil mengamankan terduga pelaku bernama Dedi, warga Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur.

Baca Juga:
Promosikan Situs Judi Online, Selebgram Madiun Ditangkap Polisi
Keterangan fhoto: Pelaku Bernama Dedi Warga Desa Kalianget Kecamatan Banyuglugur saat di TKP

Pelaku digelandang ke Mapolsek Besuki tanpa perlawanan, namun wajahnya masih menunjukkan pengaruh alkohol berat.

Melihat kondisi pelaku yang agresif dan membawa senjata tajam, penyidik langsung menetapkan penahanan karena dikhawatirkan dapat mengancam nyawa masyarakat jika dibiarkan bebas.

H. Lukman: “Kami Tidak Mengenal Dia! Tiba-Tiba Menyerang Seperti Orang Hilang Akal!”

Saat ditemui awak media Siti Jenar Group, H. Lukman menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak mengenal pelaku.

“Saya betul-betul kaget! Orang ini tiba-tiba menyerang, bawa clurit, ancam mau bunuh. Kita nggak tahu motivasinya apa. Saya tidak mengenalnya sama sekali,” tegasnya dengan nada tinggi.Ia juga menggambarkan bahwa suasana saat itu sangat menakutkan.

“Karyawan saya lari ke belakang, orang-orang teriak-teriak. Ini bukan kejadian main-main. Ini sudah mengancam nyawa,” ujarnya.

Pelaku Sempat Sujud Minta Maaf, Tapi Proses Hukum Jalan Terus:

Di ruang penyidik Reskrim Polsek Besuki, pelaku kabarnya sempat sujud dan meminta maaf, namun H. Lukman menegaskan bahwa proses hukum harus tetap berjalan.

“Ini bukan soal dia minta maaf. Ini soal tindakan kriminal yang membahayakan nyawa orang banyak. Kami menyerahkan semuanya kepada aparat penegak hukum agar kejadian semacam ini tidak terulang lagi,” tegasnya.

Warga Geram: “Mabuk Bawa Clurit Itu Bukan Salah Kecil! orang ini Harus Dikunci!”

Warga sekitar yang menyaksikan peristiwa itu mendesak pihak kepolisian memberikan hukuman tegas.

“Orang mabuk bawa clurit, ancam bunuh orang, itu bukan urusan sepele! Jangan cuma ditahan sehari dua hari. Harus diproses sampai tuntas!” ujar salah satu warga Dusun Rawan dengan emosi.

Ada pula warga yang menyebut tindakan pelaku sebagai ulah yang bisa memancing tragedi besar.

“Kalau tadi ada yang terpeleset atau terlambat lari, bisa-bisa ada korban. Ini sudah masuk tindakan yang bisa makan korban jiwa,” timpal warga lainnya.

Baca Juga:
Prabowo dan Pengusaha Bahas Ekonomi, Investasi, dan Industri

Kapolsek Besuki memastikan penanganan kasus ini dilakukan secara profesional dan tidak ada toleransi terhadap tindakan kriminal yang mengancam keselamatan publik.

Pemeriksaan terhadap pelaku dilakukan intensif, termasuk penyelidikan motif dan kemungkinan keterkaitan dengan faktor lain.

Warga Minta Patroli Diperketat:

Menyusul insiden brutal malam itu, warga Besuki meminta polisi meningkatkan patroli malam, terutama di wilayah yang rawan peredaran miras dan keributan.

Keterangan fhoto: Pelaku Bernama Dedi Warga Desa Kalianget Kecamatan Banyuglugur

Mereka khawatir kejadian serupa kembali terjadi dan mengancam keselamatan masyarakat.

(Red/Tim-Biro Siti Jenar Group Besuki Situbondo Jawa Timur)

error: Content is protected !!